modal usaha

Cara Mudah Memahami Permodalan dan Pembiayaan Dalam Usaha

Pada hari ini saya akan menuliskan tentang kewirausahaan mengenai permodalan dan pembiayaan dalam dunia usaha. Siapa sih yang tidak mau buka usaha sendiri ? Pasti semua orang ingin membuka usahanya sendiri. Berikut Cara memahami permodalan dan pembiayaan dalam usaha. Selamat Menyimak…!!

1. Permodalan Usaha
Modal merupakan uang atau barang yang di gunakan sebagai pokok untuk berdagang, dan sebagainya. Tapi tanpa modal kita juga bisa membuka usaha, dengan cara membuka usaha bidang Jasa. Bisa jadi tukang pijit yang tidak perlu modal, hanya perlu keahlian dan keterampilan.

a. Macam-macam Modal
Secara garis besar, modal dibagi menjadi 2, yaitu modal aktif dan modal pasif.

1) Modal Aktif, terdiri dari 4 jenis, antara lain:
A) Menurut lamanya modal itu memberikan jasa dalam proses produksi :

  • Modal tetap, merupakan modal untuk jangka waktu yang lama, contoh : tanah dan gedung.
  • Modal lancar, merupakan modal yang di gunakan dalam jangka waktu yang lama tapi dalam jumlah yang tidak menentu, contoh : bahan baku.

B) Menurut wujud aktivanya :

  • Modal barang, merupakan modal aktiva berbentuk benda, contoh : tanah, gedung, mesin, dan peralatan.
  • Modal uang, merupakan aktiva yang berupa alat-alat pembayaran, contoh : uang kas, simpanan di bank, piutang, dan wesel tagih.

C) Berdasarkan tempat tertanamnya modal aktif itu :

  • Modal konstan, merupakan modal yang selau tetap besarnya dalam usaha, contoh : tanah
  • Modal variabel, merupakan modal yang selalu berubah nilai besarnya.

D) Berdasarkan rentabilitas badan usaha :

  • Modal yang di pakai dalam perusahaan, contoh : usaha tambal ban.
  • Modal yang di pakai diluar perusahaan, contoh : tanam saham.

modal pasif dan aktif

2) Modal Pasif adalah modal yang hanya bisa di gunakan oleh para pemilik dan para pembeli utang yang dinyatakan dalam nilai uang. Modal pasif terdiri dari :

A) Modal sendiri, merupakan modal dari kantong pemilik sendiri untuk badan usaha.
B) Modal asing, merupakan sejumlah modal yang di berikan pihak lain kepada badan usaha sebagai pinjaman.

b. Cara memperoleh Modal
Memperoleh modal bisa dilakukan dengan mengajukan kredit. Pemerintah melalui bank, sebagai lembaga penyedia dana, telah mengeluarkan serangkaian peraturan dalam rangka membantu modal usaha perusahaan kecil pribumi yang dinamakan Kredit Investasi Kecil (KIK) dan Kredit Modal Kerja Permanen (KMKP).

1. Kredit Investasi
Adalah kredit yang diberikan bank untuk mengadakan rehabilitasi perluasan usaha serta untuk mendirikan suatu proyek baru.

a. Prosedur memperoleh kredit investasi dari bank,yaitu :

  • Mengajukan surat permohonan ke kantor cabang yang memberikan kredit investasi.
  • Mengisi formulir yang disediakan kantor cabang.
  • Memberikan data keuangan perusahaan dan kegiatan usaha permohonan kredit.
  • Melampirkan dokumen-dokumen permohonan kredit, yaitu KTP, fotokopi SIUP, fotokopi SITU, fotokopi TDP, NPWP, pas foto ukuran 4×6 cm sebanyak 2 lembar dan neraca perusahaan dalam perincian laba/rugi.

kredit investasi

2. Pembiayaan Usaha
a. Biaya
Adalah Proses yang perlu dilakukan dalam suatu proses produksi, yang dinyatakan dengan satuan uang menurut harga pasar yang berlaku, baik yang sudah terjadi maupu yang belum terjadi. Biaya usaha terbagi menjadi:

  • Biaya tetap.
  • Biaya variabel.
  • Biaya semivariabel.

b. Modal Kerja
Adapun unsur modal kerja dalam menjalankan usaha adalah

  • Uang kas.
  • Piutang dagang.
  • Surat berharga.
  • Persediaan barang dagang.

Leave a Reply