Kategori untuk program keahlian: Agribisnis produksi tanaman, Agribisnis produksi ternak, Agribisnis produksi sumberdaya perairan, penyuluhan pertanian, kehutanan

jenis alga hijau

Mengenal Lebih Jauh Tentang Rumput Laut (Bagian 3)

Hai sobat jejaring semua…… melanjutkan tulisan kami tentang rumput laut di sini Redaksi Jejaring akan menuliskan tentang pengelompokkan rumput laut yang ternyata buuaanyaak…. macam dan jenisnya. Ayok!! kita simak bareng.

B. Pengelompokan rumput laut berdasarkan kandungan pigmen

Rumput laut dibagi menjadi tiga kelas, berdasarkan kandungan pigmennya yang paling menonjol, yaitu, pigmen hijau untuk Chlorophyceae, pigmen coklat untuk Phaeophyceae dan pigmen merah untuk Rhodophyceae. Kelompok ini yang tumbuh di laut diperkirakan ada sekitar 9000 jenis yang masing-masing adalah sekitar 6000 jenis Rhodophyceae, 2000 jenis Phaeophyceae dan 1000 jenis Chlorophyceae.

1) Rhodophyceae (alga merah)

Rhodophyceaea (alga merah) umumnya berwarna merah karena adanya protein fikobilin, terutama fikoeritrin. Rhodophyceaea memiliki warna yang bervariasi mulai dari merah ke coklat atau kadang-kadang hijau karena jumlah pigmen yang terkandung dalam thallus berbeda-beda.

Secara umum alga dari devisi ini ditandai oleh sifat-sifat sebagai berikut :

  • Dalam reproduksinya tidak mempunyai stadia gamet berbulu cambuk
  • Reproduksi seksual dengan karpogonia dan spermatia
  • Pertumbuhannya bersifat uniaksial (satu sel diujung thallus) dan multikasial (banyak sel diujung thallus).
  • Alat perekat (holdfast) terdiri dari sel tunggal atau sel banyak.
  • Mengandung pigmen fotosintetik berupa xantofil, karoten, dan fikobilin terutama r-fikoeritrin (berwarna merah), klorofil a dan d dan fikosianin (berwarna biru)
  • Bersifat adaptasi kromatik, yaitu memiliki penyesuaian antara proporsi pigmen dengan berbagai kualitas pencahayaan dan dapat menimbulkan berbagai warna pada thalli seperti : merah tua, merah muda, pirang, coklat kuning dan hijau.
  • Memilki persediaan makanan berupa kanji (floridean starch).
  • Dalam dinding selnya terdapat selulosa, agar, karaginan, porpiran dan fulselaran.
  • Bentuk thalli ada yang silindris (Gelidium latifolium), pipih (Gracillaria folifera) dan lembaran (Dictyopteris sp.)
  • Sistem percabangan thalli ada yang sederhana, kompleks,dan juga ada yang berselang-seling.

Rhodophyceae terdiri dari jenis-jenis yang sangat komplek. Tempat tumbuhnya berupa batuan atau karang, terutama di daerah pasang surut dan dapat hidup sampai kedalaman 170 m dari permukaan laut. Rhodophyceae lebih tersebar dibandingkan dengan alga coklat, beberapa speciesnya dapat tumbuh di daerah tropik. Demikian juga bentuk thallus dari alga ini lebih kecil jika dibandingkan  dengan alga coklat. jenis alga merah

jenis alga merahjenis-alga-merah-e-f-2

jenis alga merahGambar 1. Beberapa jenis rhodophyceae  (a) Cryptopleura  ruprechtiana, (b) Hymenena flabelligera, (c) Cryptosiphonia woodii, (d)  Chondracanthus exasperus, (e) Gracillaria verucosa, (f) Eucheuma cottonii, (g) Corallina sp, (h) Gelidium robustum, (i) Hypnea musciformis,  dan (j) Rhodymenia californica.

2) Phaeophyceae (alga coklat)

Phaeophyceae atau alga coklat lebih dikenal sebagai klep atau “rockweed”,  merupakan rumput laut penghasil alginate. Hampir semua jenis ini hidup  di laut dan melekat pada suatu substrat yang keras. Cadangan  makanannya terutama berupa karbohidrat yang disebut laminarin.  Rumput laut jenis ini dijumpai hampir di semua lautan dengan kedalaman  tidak lebih dari 20 m.

Kelompok alga coklat memiliki bentuk yang bervariasi dan sebagian besar  jenis-jenisnya berwarna coklat atau pirang. Warna tersebut tidak berubah  walaupun alga ini mati atau kekeringan. Hanya pada beberapa jenis  diantaranya, misal pada Sargassum, warnanya akan sedikit berubah  menjadi hijau kebiru-biruan apabila mati kekeringan. Sebagian besar alga coklat memiliki gelembung udara pada thallusnya yang berfungsi untuk  menjaga keseimbangan dalam air.

Ciri-ciri umum alga coklat adalah :

  • Thallus berbentuk lembaran (Padina australis), bulatan (Sargassum  duplicatum) atau batangan (Dictyota bartayresiana) yang bersifat  lunak atau keras .
  • Berwarna pirang atau coklat .
  • Mengandung pigmen fotosintetik yaitu carotene, fucoxantin, klorofil a  dan klorofil c .
  • Produk fotosintetiknya adalah polisakarida berupa laminaran, manitol  dan alginate .
  • Perkembangbiakan dilakukan secara aseksual dan seksual, dengan  sistem reproduksi memiliki flagella, tumbuhan jantan dan betina ada  yang terpisah dan ada yang tidak.

Sargassum adalah salah satu rumput laut coklat yang sangat potensial  untuk dibudidayakan di Indonesia. Sargassum merupakan rumput laut  dengan thallus bercabang seperti jari dan merupakan tanaman perairan  yang berwarna coklat, berukuran relatif besar, tumbuh dan berkembang  pada substrat dasar yang kuat. Bagian atas tanaman menyerupai semak  yang berbentuk simetris bilateral atau radial serta dilengkapi dengan  bagian-bagian untuk pertumbuhan.

jenis alga coklat

jenis alga coklatGambar 2. (a) Sargassum crassifolium.gif, (b) Sargassum binderi.gif,  (c) Turbinaria ornate, (d) Padina australis, (e) Fucus sp, dan (f)  Laminaria digitata.

3) Chlorophyceae (alga hijau)

Alga hijau merupakan kelompok terbesar dari vegetasi alga. Alga hijau  termasuk dalam divisi chlorophyceae bersama charophyceae. Divisi ini  berbeda dengan divisi lainnya karena memiliki warna hijau yang jelas  seperti pada tumbuhan tingkat tinggi karena mengandung pigmen klorofil  a dan klorofil b lebih dominan dibandingkan karotin dan xantofil. Hasil  asimilisasi beberapa amilum, penyusunnya sama pula seperti pada  tumbuhan tingkat tinggi yaitu amilose dan amilopektin.

Alga ini merupakan kelompok alga yang paling beragam, karena ada yang  bersel tunggal, berkoloni, dan bersel banyak. Alga ini banyak terdapat di  danau, kolam, tetapi banyak juga yang hidup di laut. Alga hijau meliputi  sebanyak 7.000 spesies, baik yang hidup di air maupun di darat. Sejumlah ganggang hijau tumbuh dalam laut, namun golongan ini secara  keseluruhan lebih khas bagi ganggang air tawar.

Ciri-ciri umum alga hijau (rumput laut/ makroalga) adalah :

  • Berwarna hijau .
  • Thallus berbentuk lembaran (Ulva lactuca), batangan (Caulerpa  corynophora) atau bulatan (Caulerpa sertlariodes) yang bersifat lunak,  keras atau siphonous terdiri dari uniseluler atau multiseluler.
  • Rumpun berbagai bentuk dari yang sederhana hingga yang kompleks  seperti tumbuhan tingkat tinggi seperti tanaman yang menjalar.
  • Mengandung pigmen fotosintetik, klorofil a dan b, carotene, xantofil  dan lutein.
  • Produk fotosintetiknya berupa starch (kanji).
  • Perkembangbiakan dengan perkawinan vegetatif, gamet jantan  memiliki cambuk (flagella) untuk pergerakan aktif dalam proses  pembuahan.

Contoh dari alga hijau antara lain Caulerpa lentillifera C.A. Agardh,  Caulerpa  racemosa  var  macrophysa  (Kutzing)  Taylor,  Caulerpa  sertulariodes, Codium decorticatum, Halimeda copiosa, Ulva reticulata  Forsskal.

jenis alga hijaujenis alga hijauGambar 3. (a) Caulerpa lentillifera C.A Agardh, (b) Caulerpa racemosa  var ufivera, (c) Caulerpa sertulariodes, (d) Codium decorticatum, (e)  Halimeda copiosa, dan (f) Ulva reticulata

More from Agribisnis & Argoindustri

Mengenal Lebih Jauh Tentang Rumput Laut (Bagian 2)

thallus rumput laut berdasarkan subtansi

Hai sobat jejaring semua…… melanjutkan tulisan kami tentang rumput laut, di sini Redaksi Jejaring akan menuliskan tentang pengelompokkan rumput laut yang ternyata buuuuaaaaanyaak…. macam dan jenisnya. Ayok!! kita simak bareng. A. Pengelompokkan Rumput Laut Berdasarkan Percabangan Thallus Jenis-jenis rumput laut … read more