seni rupa trapan

Karya Seni Rupa Terapan

Dalam kesempatan hari ini, saya akan sedikit menjelaskan tentang karya seni rupa terapan, seni rupa banyak kegunaannya bagi masyarakat Indonesia, seni rupa juga dapat digunakan dalam kebutuhan manusia.

Seni Rupa Terapan

 1. Pengertian seni rupa terapan

Karya seni rupa terapan adalah karya seni yang diciptakan untuk memenuhi kebutuhan manusia, atau tujuan fungsionalyakni untuk memenuhi kebutuhan lahiriah/fisik maupun psikologis. Karya seni rupa terapan ditinjau dari ukurannya dapat dibedakan menjadi dua kelompok, yaitu seni rupa terapan dua dimensi dan seni rupa tiga dimensi. Karya seni rupa terapan dua dimensi adalah karya  seni rupa yang hanya memiliki ukuran panjang dan lebar. Contoh karya untuk busana, sapu tangan, taplak meja, dan lain-lain. Sedangkan karya seni rupa terapan tiga dimensiyaitu karya seini rupa yang memiliki ukuran panjang, lebar dan tinggi ( volume ). Contoh karya seni rupa terapan tiga dimensi antara lain : kursi, meja, guci, vas bunga dan lain-lain. Dalam proses penciptaan karya seni rupa terapan dua dan tiga dimensi, seorang kreator dalam menuangkan ide-idenya dapt melalui beberapa tahapan. Tahap pertanma adalah rancangan atas desain untuk menemukan suatu bentuk optimal. Tahapan yang kedua adalah penyelesaian dengan media yang disesuaikan. Keberhasilan karya dua dan tiga dimensi  ditentukan oleh pengaturan atau penyusunan unsur seni rupa dalam sebuah kesatuan

2. Perbedaan dan persamaan karya seni rupa terapan

Apabila anda mengamati perkembangan bentuk seni rupa terapan zaman ke zaman, ternyata banyak sekali terdapat kesamaan fungsi meskipun terdapat perbedaan pada bentuknya. Dari hal yang paling mendasar misalnya, ternyata banyak kesamaan dalam naluri berkarya meskipun ada batas jarak tempat dan jarak waktu. Sedangkan bila ditinjau dari sisi ritual, bentuk-bentuk yang muncul kemudian memiliki kesamaan dalam aplikasi sekaligus unsur-unsur nilai sosial kemasyarakatannya.

Contoh analisis dari hal tersebut, antara lain apabila anda merenungi seberapa besar perbedaan kapak batu yang ditemukan pada zaman batu dengan kapak corong atau candra sayang ditemukan dalam kebudayaan logam. Dari evolusi bentuk tersebut, tampaknya pada zaman batu dan logam belum memiliki perubahan yang besar dengan bentuk kapak yang ada pada saat ini. Hal itu juga berlaku pada bentuk-bentuk peninggalan yang lain seperti sarkofagus (keranda). Dapat ditarik kesimpulan bahwa anda sebenarnya belum lama anda keluar dari zaman prasejarah. Dengan kata lain, ada kesamaan konsep penciptaan dan fungsi praktis dari aktivitas dalam karya seni terapan.

3. Daerah-daerah perajin seni rupa terapan

Pada hakikatnya seni rupa terbagi menjadi dua, yaitu seni rupa murni dan seni rupa terapan. Karya seni rupa murni adalah karya seni rupa yang diciptakan untuk memenuhi kepuasan batin senimannya dan tidak memiliki tujuan praktis. Karya seni rupa terapan  adalah karya seni rupa yang dibuat untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari manusia. Namun dengan keanekaragaman suku dan budayanya banyak melahirkan bermacam-macam carak karya yang berupa seni murni ataupun seni pakai. Adapun daerah-daerah di wilayah Nusantara yang menghasilkan karya seni rupa terapan, antara lain :

a. Batik terdapat di daerah perajin Solo, Yogya, Pekalongan, Madura.
b. Keramik terdapatdi daerah perajin Kasongan, Yogyakarta.
c. Anyaman terdapat di daerah perajin hampir di seluruh Nusantara.
d. Tenun ikat terdapat di daerah perajin Sumba, Sumbawa, Flores, Jepara
e. Ukir kayu terdapat di daerah perajin Jepara, Bali, Asmat (Papua)
f. Perak terdapat di daerah perajin Kota Gede, Yogyakarta.
g. Kuningan terdapat di daerah perajin Juwana, Jawa Tengah.
h. Ukir batu terdapat di daerah perajin Muntilan, Magelang, dan Bali.
i. Kulit terdapat di daerah perajin Cibaduyut, Tunggulangin, Surabaya.

 Penutup

Itulah sedikit tentang penjelasan mengenai karya seni rupa terapan, semoga sedikit penjelasan tersebut dapat berguna bagi sahabat semuanya.

18 comments on “Karya Seni Rupa Terapan

Leave a Reply