Marhaban Yaa Ramadhan

Khotbah Rosululloh S.A.W. saat menyambut datangnya bulan Ramadhan (H.R. Ibnu Huzaimah)

Wahai manusia!
– Bulan membawa berkah, ramhad dan maghfirah.
– Bulan paling mulia di sisi Alloh SWT.
– Setiap harinya, setiap malamnya dan setiap jamnya paling utama.
– Bulan dimana Alloh SWT mengundang dan memuliakan hambanya.
– Nafas-nafas menjadi tasbih, tidurnya orang puasa ibadah, amal dan doa diterima dan diijabah.
Mari merespon kepada Alloh dengan diiringi niat hati yang tulus dan suci agar Alloh membimbing untuk dapat melakukan ibadah puasa/syiyam dan mentadarusi, mentafakkuri serta mentadabburi firman-Nya (Al Quran).
Masya Alloh…. dan naudzubillahi mindzalik
– Celakalah yang tidak mendapat ampunan Alloh di bulan yang agung ini.
– Astaghfirullah….. kenanglah….. bayangkan masa lapar dan haus di hari kiamat (kehidupan sesudah kematian nanti).
– Bersedekahlah, muliakanlah orang tua, sayangi yang muda, bersilaturahmi, jaga lidah, tahan pandangan, pendengaran, kasihanilah anak yatim, bertaubatlah, berdoalah saat-saat yang utama (sholat). Karena Engkaulah Ya Alloh Ya Rohman Ya Rohim. Yang Maha Pengasih Maha Penyayang. Engkau Maha Mendengar Maha Melihat Ya Samii’u Ya Bashiiru, Engkau Ya Alloh Yang Maha Mengabulkan Ya Maha Besar Ya Mujiibu Ya Waasi’u Ya Robbal ‘alamin.

Wahai manusia!
– Sungguh dirimu tergadai karena anak-anakmu maka bebaskanlah dengan istighfar.
– Dosa-dosamu bertumpuk maka ringankanlah dengan memperpanjang sujudmu.
Ketahuilah Alloh SWT bersumpah dengan segala kebesaran-Nya bahwa DIA tidak akan mengazab orang-orang yang sholat dan sujud dan tidak akan mengancam mereka dengan neraka pada hari manusia berdiri di hadapan Robbul ‘alamin.

Wahai manusia!
– Memberi buka puasa di sisi Alloh nilainya sama dengan membebaskan seorang budak dan ampunan atas dosa-dosanya yang lalu.
Ada sahabat bertanya: Ya Rosululloh, tidaklah kami semua mampu berbuat demikian? Rosululloh menjawab: Jagalah dirimu dari api neraka walaupun hanya dengan sebiji kurma, jagalah dirimu dari api neraka walaupun hanya dengan seteguk air.

Wahai manusia!
– Membaguskan akhlak di bulan Ramadhan sama dengan berhasil melewati sirothol mustaqim.
– Meringankan pekerjaan orang di sekitarnya Alloh SWT akan meringankan pemeriksaannya di hari kiamat.
– Menahan kejelekan, Alloh SWT akan menahan murkanya.
– Memuliakan anak yatim, Alloh SWT akan memuliakan.
– Menyambung tali persaudaraan/silaturahmi, Alloh SWT akan menghubungkan dengan Rahmat-Nya, sebaliknya Alloh SWT akan memutuskan Rahmat-Nya.
– Melakukan sholat sunnah, Alloh SWT akan menuliskan baginya kebebasandari api neraka.
– Melakukan sholat fardhu seperti melakukan sholat 70 sholat fardhu di bulan lain.
– Memperbanyak sholawat, akan memberatkan timbangan kebajikannya.
– Membaca satu ayat Al Quran sama seperti menghatamkan Al Quran di bulan yang lain.

Wahai manusia!
– Sungguh pintu surga dibukakan.
– Pintu-pintu neraka ditutup.
– Setan-setan terbelenggu.
Amirul mukminin Saidina Ali r.a. berkata: Aku berdiri dan berkata Ya Rosululloh, amal apa yang utama di bulan ini? Jawab Nabi: Amal yang paling utama di bulan ini adalah menjaga diri apa yang diharamkan Alloh.

Wahai manusia!
Dinaungi bulan yang senantiasa besar dan penuh keberkahan, yaitu bulan yang di dalamnya ada suatu malam yang lebih baik dari seribu bulan.

Leave a Reply