bahan-bahan-berbahaya

Pengelolaan Bahan Berbahaya & Beracun Di Rumah Anda (bagian 1)

Beberapa produk rumah tangga dapat membahayakan kesehatan Anda dan lingkungan ketika produk-produk tersebut digunakan secara tidak benar. Artikel ini akan membantu Anda mengenali dan mengurangi risiko terkait penggunaannya. Pembahasan mencakup penggunaan secara aman dari produk, mulai saat pembelian hingga pembuangan.
Bahan kimia yang dipergunakan di rumah tangga antara lain adalah:

bahan-bahan berbahaya

  1. Bahan pembersih
    a.      Pembersih badan; sabun, pasta gigi, sampo
    b.      Pembersih Pakaian
    c.      Pembersih Lantai
    d.      Pembersih Peralatan Dapur
  2. Bahan pemutih
  3. Bahan pewangi
  4. Insektisida (Edi K, 2012).

Mengapa saya harus peduli?

Beberapa produk yang digunakan di sekitar rumah dapat menimbulkan ancaman terhadap kesehatan atau lingkungan jika tidak digunakan dengan benar. Uap dari cat dan pelarut lainnya bisa membahayakan pernapasan. Jika dibuang di tanah, produk-produk seperti oli motor atau pestisida akan mencemari air minum atau sungai terdekat. Untuk setiap bahan kimia, terdapat beberapa pertanyaan untuk dipertimbangkan:

  • Produk apa yang paling sesuai dengan kebutuhan saya?
  • Apakah ada produk yang kurang berbahaya?
  • Apa cara terbaik untuk menyimpannya?
  • Bagaimana saya bisa menggunakannya dengan aman?
  • Apa yang harus saya lakukan dengan sisa produk?
  • Apakah aman untuk digunakan di sekitar anak-anak?

Apa arti dari istilah “berbahaya”?

Produk “berbahaya” digunakan dalam banyak pekerjaan rumah tangga. Beberapa mudah terbakar dan akan terbakar dengan mudah. Lainnya akan mengiritasi atau membakar kulit Anda. Racun (toksin) sering digunakan di sekitar rumah. Bahkan produk yang menurut Anda tidak berbahaya dapat menyebabkan masalah jika tidak digunakan dengan benar. Adalah suatu hal yang baik untuk dapat mengetahui perbedaan antara bahaya terhadap kesehatan dan bahaya terhadap lingkungan.

Beberapa pembersihan atau praktek pembuangan kelihatannya seperti menimbulkan masalah, tapi kebiasaan lama tersebut harus ditelaah lagi risiko yang mungkin terjadi. Ingat:

  • Jangan membuang minyak, cat atau pestisida di jalan atau selokan.
  • Jangan membuang apa pun di lahan basah atau sungai.
  • Jangan membuang oli motor bekas ke tanah, ke saluran pembuangan air tertutup atau ke saluran air terbuka.
  • Jangan menuangkan bahan kimia ke dalam saluran yang mengarah ke tangki septik.
  • Jangan menyemprotkan pestisida pada hari berangin atau dekat danau, sungai atau lahan basah.
  • Jangan membakar bahan berbahaya dalam tempat tertutup atau tempat terbuka.
  • Jangan menyiram obat kadaluwarsa ke saluran air  atau toilet.

PRODUK, PEMBELIAN DAN PENGGUNAAN

Pilihan Anda pada suatu produk adalah penting. Pilih dengan hati-hati jumlah produk yang dibutuhkan, Anda dapat mengendalikan resiko dari pembelian tersebut ke rumah Anda. Bagaimana Anda bisa membedakan antara produk yang berbahaya dan kurang berbahaya?

read the label firstBACA LABEL DAN SELALU MENYIMPAN PRODUK DI WADAH ASLI. Label mengandung kata-kata peringatan dan informasi penting terkait penggunaan produk, penyimpanan dan pembuangan yang aman, pertolongan pertama dan bahan-bahannya. Lihatlah label pada beberapa produk di rumah Anda. Label ini terutama penting bila seseorang tidak sengaja menelan produk dan Anda perlu memanggil bantuan.

Banyak permasalahan kesehatan dapat dihindari dengan mengikuti aturan di label tentang penggunaan produk secara aman. INGAT, KURANG LENGKAPNYA/ JELASNYA PERINGATAN PADA LABEL PRODUK TIDAK BERARTI BAHWA PRODUK TERSEBUT AMAN. Gunakan produk kimia dengan waspada. Konsultasi dengan praktisi atau lembaga yang memahami tentang hal ini.

Sinyal kata-cermati dan baca labelnyakata pada label–PERHATIAN, PERINGATAN dan BERBAHAYA-dapat berarti hal yang berbeda, tergantung pada produknya. Sinyal Kata BAHAYA diperlukan pada setiap produk yang sangat mudah terbakar, korosif atau beracun. Produk berlabel BAHAYA, MUDAH TERBAKAR, BERACUN, UAP BERBAHAYA atau FATAL JIKA TERTELAN dapat menyebabkan kerusakan lingkungan serta masalah kesehatan manusia. Dalam semua kasus, peringatan-peringatan tersebut mengindikasikan bahwa Anda harus membaca label dan berhati-hatilah dengan produk ini. Beberapa istilah pada label, mungkin dapat menyesatkan. Perusahaan dapat mempromosikan produk mereka sebagai “ozone safe” atau “environmentally friendly,” tetapi tidak ada kesepakatan umum tentang apa arti istilah-istilah ini.

Bila Anda telah memilih suatu produk untuk rumah tangga, yakinkan untuk mengikuti langkah-langkah aman berikut:

  • Gunakan hanya satu bahan pada satu waktu. Jangan pernah mencampur bahan atau produk tanpa petunjuk. Pastikan untuk membilas/ mencuci wadah yang digunakan untuk lebih dari satu.
  • Selalu uji setiap pembersih pada area kecil dahulu sebelum digunakan untuk total pekerjaan.
  • Jangan gunakan produk makanan seperti minyak sayur atau susu untuk membersihkan. Produk tersebut dapat membusuk atau menyebabkan pertumbuhan jamur atau bakteri.
  • Gunakan wadah bersih untuk menyimpan produk buatan Anda. Tanggal dan semua kandungannya harus jelas tertulis pada label. Pastikan wadah tidak terlihat seperti wadah makanan atau minuman.

One comment on “Pengelolaan Bahan Berbahaya & Beracun Di Rumah Anda (bagian 1)

  1. Pingback: Pengelolaan Bahan Berbahaya & Beracun Di Rumah Anda (bagian 2) | Portal Belajar Indonesia

Leave a Reply