perang aceh

Perang Di Indonesia Pada Masa Penjajahan

Haaiiii sahabat jeraring…………. pada kesempatan ini saya akan membahas tentang beberapa perang yang terjadi pada masa penjajahan di Indonesia, agar kita tidak melupakan perjuangan para pahlawan kita yang begitu besar.

1.   Perang Diponegoro

Perang Diponegoro merupakan perang yang terjadi di Jawa, perang besar dan menyeluruh ini berlangsung selama 5 tahun dari tahun 1825 hingga tahun 1830. Dalam perang ini pasukan Belanda dipimpin oleh Jendral De Kock dan penduduk Indonesia dipimpin oleh Pangeran Diponegoro. Perang ini menewaskan sekitar 200.000 orang warga pribumi dan 8.000 orang dari pihak Belanda. Perang Diponegoro terjadi karena pada pertengahan bulan Mei 1825, pemerintah Belanda awalnya memerintahkan pembangunan jalan dari Yogyakarta ke Magelang lewat Muntilan melakukan pembelokan jalan melewati Tegalrejo yang melewati makam dari leluhur Pangeran Diponegoro. Hal ini yang membuat Pangeran Diponegoro tersinggung dan memutuskan untuk mengangkat senjata. Di bawah kepemimpinan Pangeran Diponegoro, rakyat pribumi bersatu dalam semangat “Sadumuk bathuk, sanyari bumi ditahi tekan pati”,  yang artinya “Sejari kepala sejengkal tanah dibela sampai mati”.

perang diponegoro

2.   Perang Padri

Perang ini terjadi di Sumatra Barat karena perselisihan antara Kaum Padri (alim ulama) dengan Kaum Adat (orang adat) yang mempermasalahkan soal agama Islam, ajaran-ajaran agama, mabuk-mabukan, judi, maternalisme dan paternalisme. Perang Padri berlangsung dalam dua babak antara  tahun 1821 hingga tahun 1825 babak I dan tahun 1837 babak II.

  perang padri

3.   Perang Bali

Perang Bali terjadi selama 3 kali, perang Bali I terjadi karena pada tahun 1841 dan 1843 sebuah persetujuan diputuskan antara kerajaan setempat pemerintah Hindia-Belanda tetapi penduduk Bali segera menunjukan permusuhan.

Selanjutnya Perang Bali II terjadi pada tahun 1848, perang tersebut berlangsung antara pasukan Belanda melawan pasukan Bali. Belanda memanfaatkan isu hak tawan karang, dimana raja-raja Bali dapat merampas kapal karam di perairannya yang tak dapat disetujui oleh hukum Internasional.

Perang Bali III, tawan karang telah lama dijalankan kerajaan Bali untuk merampas kapal-kapal yang terdampar di perairan Bali. Pada tahun 1841, hak ini diberlakukan atas kapal Belanda yang menimbulkan protes hingga tahun 1844 perjanjian tersebut dijalankan.

perang bali

4.   Perang Aceh

Perang Aceh merupakan perang yang terjadi pada tahun  1873 hingga 1904 oleh kesultanan Aceh melawan Belanda.  Perang Aceh terjadi dalam 2 periode yaitu periode pertama terjadi pada tahun 1873 hingga 1874 yang dipimpin oleh Panglima Polim dan Sultan Mahmud Syah melawan Belanda yang dipimpin oleh Kohler yang menewaskan Kohler pada tanggal 14 April 1873.

Perang Aceh periode kedua terjadi pada tahun 1874 hingga 1880, dalam perang ini pasukan Belanda dipimpin oleh Jenderal Jan Van Swieten. Belanda berhasil menduduki Keraton Sultan pada 26 Januari 1874 dan pada 31 Januari 1874 Jenderal Van Swieten mengumumkan bahwa seluruh Aceh menjadi bagian dari Kerajaan Belanda.

perang aceh

5.   Perang Batak

Perang Batak atau sering disebut dengan Perang Tapanuli terjadi antara tahun 1878 hingga 1907 adalah perang yang terjadi antara Kerajaan Batak melawan Belanda yang berlangsung selama 29 tahun. Perang ini terjadi karena Belanda berusaha mewujudkan Pax Nethelandica dan Raja Sisingamangaraja XII tidak senang daerah kekuasaannya diperkecil oleh Belanda.

perang batak

Leave a Reply