styrofoam lapisi dengan koran

Tidak Perlu Resah Dengan Styrofoam

Siapa yang tidak tahu styrofoam ? Styrofoam atau biasa disebut sampah abadi merupakan bahan plastik dengan kandungan bahan kimia yang memiliki sifat khusus dengan struktur yang tersusun dari butiran dengan kerapatan rendah, mempunyai bobot ringan. Alasan dipilihnya styrofoam sebagai bahan pembungkus makanan terlebih karena biaya pengemasannya yang murah dan makanan yang disimpan tetap utuh dan segar.

Apa sih dampak styrofoam terhadap kesehatan kita ? Penumpukan bahan-bahan kimia berbahaya dari plastik di dalam tubuh dapat memicu munculnya kanker. Bahkan, beberapa lembaga dunia seperti World Health Organization dan EPA telah mengkategorikan styrofoam sebagai bahan karsinogen (bahan penyebab kanker) dan styrofoam juga ditemukan zat pengawet mayat (formalin).

Styrofoam tidak dapat hancur dengan sendirinya,bahkan tidak bisa terurai. Dan akibatnya banyak tumpukan styrofoam di tempat pembuangan sampah.

sampah styrofoam   sampah styrofoam

Lihatlah gambar di atas, sangat memprihatinkan ya? Tapi tenang, sekarang banyak tangan-tangan kreatif yang bisa mendaur ulang styrofoam menjadi barang hias ataupun barang pakai.

ketrampilan dari styrofoam  kerajinan dari styrofoam

Banyak sekali contoh daur ulang berbahan styrofoam. Ini salah satu tutorial mendaur ulang styrofoam menjadi barang pakai.

manfaat daur ulang styrofoam

Alat dan bahan :

  • Styrofoam berbentuk nampan (bisa juga styrofoam pada bungkus makanan).
  • Koran bekas.
  • Lem kertas.
  • Cat dan kuas.
  • Jarum pentul.

Cara pembuatan :

1. styrofoam bentuk nampan

Siapkan styrofoam berbentuk nampan. Jika tidak ada, styrofoam yang biasa digunakan untuk membungkus makanan. Potong salah satu bagiannya hingga terlihat seperti nampan pada gambar berikut. Setelah itu potong styrofoam menjadi 2 bagian seperti pada gambar. Kita akan membuat 10 rak styrofoam. Terdiri dari ½ styrofoam ada 10 dan 10 styrofoam utuh.

2. styrofoam bungkus dengan koran

Bungkus styrofoam menggunakan koran yang menjaga kekuatan styrofoam, rekatkan menggunakan lem kertas.

3. styrofoam tunggu kering

Jika sudah, tunggu hingga kering terlebih dahulu mengingat kertas koran mudah robek apabila sedang lembab. Apabila telah merekat, ambil 1 potong utuh styrofoam dan ½ potong styrofoam yang telah direkatkan dengan kertas. Untuk lebih berwarna anda dapat melapisi kembali dengan karton berwarna. Untuk letak pengelemannya bisa dilihat pada gambar berikut.

4. styrofoam lapisi dengan karton

Apabila sudah lapisi karton, sekarang satukan kedua karton tersebut. Untuk lebih jelasnya bisa dilihat pada gambar berikut untuk pengelemannya. Nantinya akan terbentuk seperti kantong.

Anda dapat melakukan hal yang sama sesuai jumlah styrofoam yang telah dibuat.

5. styrofoam letakkan di board

Jika semua telah terbentuk seperti kantong, sekarang anda dapat menyusunnya sesuai dengan kreasi anda. Bisa ditempel di tembok kamar atau bisa ditempel di bord seperti pada gambar berikut. Apabila ditempelkan di bord, anda dapat menggunakan jarum pentul untuk menyatukan styrofoam kantong dengan bord.

6. Jika anda memilih menggunakan bord, bawa bord tersebut dan tempelkan ke tembok dengan menggunakan paku agar menggantung. Nah, jadilah rak dari styrofoam.

Leave a Reply