Interaksi Manusia Dan Komputer (Pembahasan Lengkap)

By | November 26, 2019

jejaring.web.id – Interaksi manusia komputer merupakan suatu disiplin ilmu yang mengkaji komunikasi atau interaksi diantara pengguna dengan sistem. Sistem yang dimaksud dalam hal ini tidak hanya sistem yang ada pada komputer saja tetapi juga sistem yang banyak digunakan dalam kehidupan sehari-hari, seperti kendaraan, peralatan rumah tangga dan sebagainya. Peran utama dari HCI adalah untuk menghasilkan sebuah sistem yang mudah digunakan, aman, efektif dan efisien. Model interaksi antara manusia dengan sistem melibatkan tiga komponen, yaitu pengguna, interaksi dan sistem itu sendiri.

HCI (Human Computer Interaction) atau Interaksi Manusia dan Komputer adalah disiplin ilmu yang berhubungan dengan perancangan, evaluasi, dan implementasi sistem computer interaktif untuk digunakan oleh manusia.

Faktor – Faktor Pendewasa IMK

Interaksi manusia dan komputer (IMK) merupakan suatu ilmu multidisiplin, banyak faktor secara langsung mempengaruhinya. Ada beberapa faktor ikut mendewasakan dan mengembangkan interaksi manusia dan komputer diantaranya:

  • Faktor Rekayasa Perangkat lunak
  • Faktor Kecerdasan Buatan
  • Faktor Linguistik Komputasional
  • Faktor Psikologi
  • Faktor Multimedia
  • Faktor Antropologi
  • Faktor ergonomic
  • Faktro Sosiologi
  • Teknik Penulisan
  • Faktor Matematika
  • Faktor Bisnis

Manusia

Manusia yang dipandang  sebagai sistem yang memproses informasi, yang dijelaskan sebagai berikut :

  1. Informasi diterima dan ditanggapi dangan proses masukan –keluaran (input-output).
  2. Informasi disimpan di dalam ingatan.
  3. Informasi diproses dan diaplikasikan dengan berbagai cara.

Proses pemasukan dan pengeluaran yag terjadi pada manusia merupakan suatu vision (pandangan) Proses ini ada dua tahap yaitu :

  1. Pemasukan secara fisik dari stimulus.
  2. Pengelolaan dan interpretasi dari stimulus.

Alat  fisik yang digunakan untuk mendapatkan visi adalah mata. Proses yang terjadi pada mata untuk mendapatkan visi adalah sebagai berikut:

  • Merupakan suatu mekanisme penerimaan cahaya yang ditransformasikan ke dalam energi elektrik.
    Cahaya memantul dari objek-objek yang dipandang dan citra dari objek tersebut difokuskan secara terbalik pada retina.
  • Retina mengandung rod (organ berbentuk bintang) untuk pandangan cahaya lemah dan cone (organ berbentuk kerucut) untuk pandangan berwarna.
  • Sel ganglion (pusat syaraf) berfungsi untuk menditeksi pola dan pergerakan.

Komputer

Komputer didefinisikan sebagai perangkat elektronik  yang dipakai untuk mengolah data den gan perantara sebuah program. Sistem komputer  terdiri dari prosesor, memori, I/O. Fungsi dasar yang dibentuk oleh sistem  komputer adalah eksekusi program. Program yang akan dieksekusi berisi sebuah instruksi yang disimpan di dalam memory. CPU akan melakukan tugas ini dnegan mengeksekusi program.

Interaksi

Sistem interaksi menerjemehkan antara apa yang diinginkan oleh user terhadap sistem yang ada.  Dimana komputer dapat melakukan perintah yang diinginkan oleh user, dan menghasilkan keluaran yang sesuai, dimana dalam proses diperlukan pengetahuan  user mengenai perangkat yang digunakan.

Hubungan antara user dan komputer dijembatani oleh antarmuka pengguna (user interface).
Model interaksi membantu kita untuk memahami apa yang terjadi pada interaksi antara user dan sistem. Model mengakomodai apa yang diinginkan user dan yang dilakukan sistem, hal ini mencakup:

  1. Ergonomi mencakup karakter fisik interaksi dan bagaimana hal tersebut mempengaruhi efektifitas.
  2. Dialog antar user dan sistem dipengaruhi oleh gaya interaksi.
  3. Interaksi terjadi pada konteks social dan organisasi mempengaruhi user dan sistem.

Antarmuka Pengguna

Sebuah sistem antarmuka pengguna merupakan bagian sistem yang dikendalikan oleh user untuk mencapai dan melaksanakan fungsi- fungsi suatu sistem. Antarmuka pengguna dianggap sebgai jumlah keseluruhan rekayasa bentuk. Menunjukkan fungsi sistem kepada pengguna. Gabungan elemen sistem, pengguna dan komunikasi atau interaksi.

User Interface memiliki peranti masukan seperti  keyboard, mouse dan media input lainnya, peranti keluaran seperti monitor, masukan dari pengguna seperti gerakan mouse, dan hasil yang dikeluarkan oleh komputer seperti grafik, bunyi dan tulisan.

Peran antarmuka pengguna dalam kedaya-gunaan (usabality) suatu sistem sangatlah penting. Oleh karenanya bentuk dan pengembangan antar muka pengguna perlu dilihat sebagai salah satu proses utama didalam keseluruhan pembangunan suatu sistem.

Piranti Bantu Pengembangan Sistem

Untuk mempercepat proses perancangan sebuah sistem dan pengembangan  antarmuka, beberapa peranti  bantu pengembangan sistem antarmuka sering dimanfaatkan.

Dewasa ini, dengan banyaknya compiler-kompailer  pemrogaraman visual, seperti visual dBase, Visual BASIC, maupun Borland Delphi dan java, kita dapat mengembangkan sebuah program aplikasi sekaligus dengan  antarmuka berbasis grafis yang sangat luwes dan mudah dikembangkan

Paradigma dan Prinsip Interaksi

Ada dua pertanyaan atau masalah sehubungan dengan pendayagunaan sistem interaksi , yaitu:
Bagaimana suatu sistem interaksi dibangun supaya mempunyai daya guna yang tinggi?
Bagaimana mungukur atau mendemonstrasikan daya guna suatu sistem interaksi?

Dua pendekatan yang digunakan untuk menjawab pertanyaan atau permasalahan diatas adalah:
Paradigma: sistem interaksi yang berhasil pada umumnya diyakini akan meningkatkan daya guna dari sistem tersebut.
Prinsip: Interaksi efektif dari berbagai aspek pengetahuan seperti psikologi, komputasi dan sosiologi, yang mengarahkan pada peningkatan desain dan evolusi produk yang pada akhairnya akan meningkatkan daya guna sistem tersebut.

Jenis paradigma:

  • Time-sharing
  • Video Display unit (VDU)
  • Programming toolkits
  • Personal Computing
  • Window System dan WIMP Interface
  • Metaphor
  • Direct manipulation
  • Language versus action
  • Hypertext
  • Multi-modality
  • Computer-supported cooperative work

Pendayagunaan dipengaruhi oleh beberapa sifat, yaitu sebagai berikut:
Learnability: kemudahan yang memungkinkan user baru berinteraksi secara fisik dan dapat mempunyai performance yang maksimal.
Flexibelity: menyediakan banyak cara bagi user dan sistem untuk bertukar informasi.
Robustness: tingkat dukungan yang diberikan agar user dapat menentukan keberhasilan ataupun tujuan (goal) yang diinginkan

Teori-teori Interaksi Manusia dan Komputer

Berikut ini adalah beberapa teori yang berhubungan dengan interaksi manusia dan komputer, diantaranya adalah:

1. Four-Level Approach (Foley & Van Dam)

  • Top-down : descriptive thory yang mebagi sistem interaktif menjadi beberapa tingkatan yaitu Konseptual (model mental pemakai tentang sistem interaktif), Semantik (arti yang dismpaikan oleh komputer I/O), Sintaksis (pembentukan satuan yang menyampaikan semantik) dan leksikal (ketergantungan terhadap peranti dan mekanisme presisi).
  • Sesuai dengan arsitektur software.
  • Memungkinkan mudularitas

Baca Juga: Aspek Ergonomik dari Stasiun Kerja

2. GOMS(Goals, Operators, Method and Selection Rules)dan keystroke level model )(Card, Moran dan Mewell)

  • Pemakai memformulasikan tujuan (goal) yang dicapai dengan metode (methods) yang terdiri dari eksekusi operator, yang dipilih melalui selection rules.
  • Keystroke-level model memperkirakan waktu kenerja untuk pelaksanaan tugas bebas kesalahan oleh pakar.

3. Model Antarmuka Objek-Aksi

  1. Object-Action Interface (OAI) Model
  2. Model sintaktik-semantik dari kelakuan manusia
    • Digunakan untuk menggambarkan pemrograman, manipulasi database dan manipulasi langsung.
    • Konsep semantik: diperoleh secara berarti, tersusun rapi, stabil di memori
    • Rincian sintaktik: Dihafal tidak punya aturan jelas dan harus sering diperbarui.
  3. Dengan GUI menggunakan bahasa perintah, focus pada manipulasi langsung objek dan aksi.
  4. Aspek sintaktik tidak dihapuskan, tetapi diminimasi

4. Hilangnya sintaksis

  1. Dimasa lalu pemakai harus mengingat banyak sekali rincian tergantung peranti.
  2. Mempelajari, menggunakan dan mengingat pengetahuan ini terhambat dua masalah yaitu:
    • Rinciannya berbeda di antara sistem dengan cara yang tak dapat diperkirakan.
    • Ketidakberaturannya sangat mengurangi keefektifan paired-associate learning.
  3. Mengurangi beban  sintaktik:
    • Manipulasi langsung modern
    • Objek dan aksi yang dikenal
    • Modern development tools
    • Widget standar

Demikian pembahasan mengenai Interaksi Manusia Dan Komputer, jangan lupa share jika bermanfaat.