Kesenian Ludruk (guyonan) Dari Jawa Timur

By | Januari 13, 2019

Masyarakat Jawa Timur juga mempunyai kesenian yang sifatnya menghibur masyarakat di daerahnya, dan masyarakat lain yang berada di luar Jawa Timur. Kesenian ini mungkin sepintas hampir sama dengan kesenian masyarakat Jawa Tengah yaitu Ketoprak, yang dimana kesenian ini sifatnya sama-sama menghibur masyarakat daerah.

Pengenalan Kesenian Ludruk (guyonan)

Iya sepintas hampir sama, tetapi keduanya ternyata mempunyai perbedaan di dalam cerita yang diangkatnya. Kesenian Ludruk mengangkat cerita kehidupan sehari-hari, cerita perjuangan, dan sebagainya. Latar waktu cerita yang dibawakan adalah saat ini. Sementara Ketoprak cerita yang dibawakan adalah cerita sejarah atau dongeng, latar waktu yang dibawakan adalah kejadian masa lalu.

Karena cerita yang dibawakan erat kaitannya dengan kehidupan sehari-hari, Ludruk pun di gemari banyak masyarakat. Walaupun ludruk menggunakan bahasa Jawa Timur, tetapi guyonan yang dilontarkan banyak dimengerti oleh masayarakat yang berada di luar Jawa Timur.  Ini karena para pemain tidak hanya mengandalkan guyonan dalam bentuk perbincangan, tetapi para  pemain juga menggunakan gerakan tubuh untuk guyonan.

Baca Juga: Makanan Dengan Bumbu Dari Kacang Tanah

Sebelum pertunjukkan ludruk dimulai biasanya di awali dengan Tari Remo. Tari Remo yang dibawakan berbeda dengan tari remo yang biasanya, tari remo yang menjadi pembukaan ludruk ini hanya di mainkan oleh satu orang penari. Pertunjukan ludruk biasanya diirigi dengan pemain musik gamelan dan penyanyi sinden.

Di dalam pertunjukan ludruk ini tidak mengenal unsur yang pasti mengenai jumlah babak, jumlah pemain, dan sebagainya.  Begitu juga dengan cerita yang di bawakan. Biasanya, di dalam pertunjukkan ini sangat dipentingkan kemampuan para pemain untuk dapat berimprovisasi dan mengembangkan jalannya cerita yang telah dibuat. Sehingga dapat menciptakan guyonan-guyonan baru yang dapat membuat masyarakat terpingkal-pingkal melihatnya. Para pemain tidak hanya pandai menciptakan guyonan-guyonan, tetapi para pemain juga harus memiliki kemampuan menari dan bernyanyi. Sesuai dengan sifatnya yang menghibur, ludruk harus bisa menciptakan karya-karya baru di dalam pertunjukannya.

Bagian bagian dari kesenian ludruk :

1. Menghibur

Seperti halnya ketoprak dari Jawa Tengah, ludruk dari Jawa Timur juga menghibur.

2. Latar cerita

Salah satu perbedaan ludruk dengan ketoprak adalah di ceritanya. Ludruk menceritakan kehidupan sehari-hari, sedangkan ketoprak menceritakan sejarah.

3. Tema Cerita

Pertunjukkan ludruk biasanya mengangkat tema kehidupan sehari-hari dan perjuangan.

4. Gerakan

Tidak hanya bahasa verbal, guyonan dalam ludruk pun disampaikan melalui gerak sehingga bisa di mengerti oleh masyarakat luas.

Baca Juga: Pemandangan Menakjubkan di Dunia

5. Tari Remo

Pertunjukkan ludruk biasanya diawali dengan Tari Remo yang di mainkan oleh seorang penari.

6. Improvisasi

Karena tidak mengenal naskah seperti pertunjukkan modern, kemampuan improvisasi para pemain sangat penting.

7. Menyanyi

Selain pandai melucu, pemain juga harus memiliki kemampuan bernyanyi dan menari.

8. Musik

Pemain ludruk akan diiringi pemain musik dengan penyanyi. Sering kali para pemain akan berinteraksi dengan kelompok musik ini.