Strategi Banyak Jendela Di Windows

By | Februari 25, 2019

Jejaring.web.id – Strategi Banyak Jendela Di Windows, Lebar layar pada tampilan komputer tidak dapat menampilkan semua informasi dan komponen antarmuka sehingga dibutuhkan teknik penjendelaan sederhana untuk menampilkan informasi yang ada. Teknik ini muncul untuk menanggulangi kelemahan pada sistem sliding bar (penggeser) ketika layar tidak cukup menampilkan informasi hal ini disebabkan jendela masih bersifat statis karena ukuran jendela tidak dapat diubah. Maka selanjutnya akan di jelasakan jendela dinamis yang sederhana.

Pada bab sebelumnya sudah dijelaskan jenis-jenis jendela dan kegunaannya. Jendela (window) adalah bagian dari layar tampilan yang digunakan untuk menampilkan informasi berupa teks atau gambar. Sedangkan jendela dinamis yang dimaksudkan adalah suatu jendela yang ukuran dapat diperbesar atau diperkecil sesuai dengan keinginan pengguna.Perubahan ukuran dapat dilakukan kea rah kiri, kanan, atas, atau bawah baik secara diagonal ataupun tegak dan mendatar.

Cara merubah ukuran juga dapat dilakukan dengan menekan tombol minimize atau maximize. Tahapan yang biasa dilakukan adalah mengecilkan layar terlebih dahulu, jika ternyata layar terlalu kecil maka pengguna dapat membesarkannya dengan menarik sisi jendela baik secara horisontal, vertikal ataupun diagonal.Contohnya seperti ketika kita bekerja pada lembar kerja dokumen word.

Baca Juga: Perancangan antarmuka

Strategi banyak jendela merupakan salah satu cara yang memudahkan pengguna untuk melakukan banyak tugas yang tidak hanya berhubungan dengan satu aplikasi sehingga semua jendela yang terbuka dapat disusun dengan rapih dan tugas dikerjakan secara bersama-sama tanpa harus menutup salah satu jendela dari aplikasi lain.

Rancangan Jendela Individu

Jendela untuk bidang yang berisi program aplikasi atau file dokumen yang dapat dibuka, ditutup, diubah ukurannya dan dapat dipindah-pindahkan. Objek-objek antarmuka windows adalah:
1. Judul (title) untuk identifikasi window
2. Bingkai (border or frames) untuk menandai batas-batas window
3. Scroll bars untuk menggulung (menggerakan isi di bawah window)

Gambar diatas merupakan objek-objek yang biasanya dimiliki oleh antarmuka window, selain objek diatas, biasanya antarmuka window juga memiliki aksi sebagai berikut :
1. Membuka (open action)
2. Membuka, menempatkan dan menentukan ukuran (open, place and size action)
3. Menutup (close action)
4. Mengubah ukuran (resize action)
5. Memindahkan (move action)
6. Membawa ke depan atau mengaktifkan (bring forward or activation action)

Rancangan Jendela Banyak

1. Space Filling Tiling with Variabel Size, Place, and Number
2. Non Space Filling Tilling
3. Window zooming
4. Cascade
5. Dependent Window Opening and Closing
6. Save or Open Window State

Baca Juga: Bentuk-bentuk dari groupware

Koordinasi dari Jendela Banyak Menurut Tugasnya

Koordinasi adalah konsep tugas yang menggambarkan bagaimana objek informasi berubah berdasarkan pada aksi pemakai.Tight coupling diantra window adalah konsep antarmuka yang mendukung koordinasi.

Koordinasi generic yang dapat didukung oleh pengembang antarmuka adalah:
1. Synchronized scrooling : scroll bar dari window yang satu dapat dikaitkan dengan scroll bar lainnya. Gerakan dari scroll bar yang satu menyebabkan yang lainnya ikutmenggulung isi window. Contoh : Ultra Edit.
2. Hierarchical Browsing : window yang satu berisi daftar isi atau daftar pilihan yang jika dipilih akan menampilkan isinya di window lainnya. Contoh: Window Explorer.
3. Direct Selection : Mengklik ikon, kata pada tulisan atau nama variable pada program memunculkanwindow yang memperinci penjelasannya. Contoh : Window Help.
4. Two Diemensional Browsing : menunjukkan pandangan high level dari peta, grafik, foto atau gambar di sudut yang satu, dan rinciannya di window yang lebih besar. Contoh: peta dan tampilan permainan pada StarCraft
5. Dependent-windows opening : dengan membuka window, window-window lainnya yang tergantung dengannya (dependent windows) terbuka juga pada lokasi yang dekat dan memudahkan. Contoh : Toolbars pada Adobe Photoshop
6. Dependent-windows closing : Menutup window dapat menutup semua dependent windows.
7. Save or open window State : Keadaan terakhir sistem meliputi window dan isinya dapat disimpan. Contoh : Hebernation pada Windows 2000 dan XP.