Tanaman Penyerap Racun Udara

By | Januari 13, 2019

Haii.. sobat jejaring semua, tahukah anda tanaman juga bisa menyerap racun di udara? Nah, kali ini saya akan membahas tanaman hias yang bisa menyerap racun di udara, setelah membaca ini cepat-cepat deh tanam di rumah kalian agar udara selalu bersih.

1. Karet Hias (ficus robusta)
Tanaman ini juga dikenal dengan sebutan rubber Plant. Daunnya berwarna hijau muda dan memiliki struktur kenyal, mampu menyerap formaldehyde. Karet hias dianjurkan untuk diletakkan pada ruangan dengan sedikit pancaran matahari.

2. Palem Kuning (areca palm)
Tanaman rumah dengan pelepah daun cukup panjang dan menutupi batang yang beruas-ruas ini mampu menyedot polutan yang berasal dari senyawa formaldehdyde. Tinggi pohonya mencapai 1-6 meter, pohon ini bisa disimpan dimana saja tetapi lebih baik ditempatkan pada tempat yang lembab agar tidak rusak.

Baca Juga: Dampak Positif dan Negatif Menggunakan AC

3. Rhapis Excelsa
Tumbuhan ini merupakan jenis palem yang mudah dipelihara tetapi juga mudah rusak, Rhapis bisa beradaptasi pada setiap kondisi. Tanaman ini mampu hidup dalam setiap kondisi suhu maupun cahaya.

4. Palem Bambu
Tumbuhan satu ini akan tumbuh subur pada area lembab, palem bambu mampu menyerap polutan juga mengundang laba-laba atau serangga. Untuk mengantisipasinya semprotkan pestisida.

5. Pakis Boston
Pakis boston menggunakan stomata untuk penyedot racun formaldehyde dan xylene juga bisa mengubahnya sebagai zat bermanfaat. Tanaman ini bisa ditempatkan di pot gantung atau dilantai. Tanaman yang masih satu keluarga dengan pohon suplir ini tiap helai daunnya memiliki helaian lagi seperti jumbai-jumbai.

6. Peace Lily
Peace lily mampu menghilangkan racun benzena dan formaldehyde juga sangat bagus untuk membersihkan udara. Perawatan tanaman ini tidak rumit, cukup perhatikan penempatannya dan daunnya perlu sering disemprot dengan air hangat.

Baca juga: Cara tahu Permasalahan Anak

7. Dracaena Deremensi
Tumbuhan satu ini bisa beradaptasi hidup di daerah cahaya rendah jika penyiraman airnya kurang, jaga tanah dalam pot agar kondisi tanah tetap lembab dan sering-sering semprotkan air hangat. Potong jika ada daun mati untuk memberi ruang tumbuhnya daun baru.