Tipe Data, Identifer, Variable, Konstanta, Operator, Expresi

Tipe Data

Penentuan tipe data berguna untuk memberi pengenal pada isi data yang akan diakses, oleh variabel.

1. Tipe Data Integer

Tipe data ini digunakan untuk menyatakan bilangan yang tidak mempunyai angka desimal. Tipe Integer terdiri dari beberapa tipe lagi, yang sebagian berbeda rentang nilai dan ukuran memorinya
Table >
Tipe Data Integer

2. Tipe Real

Tipe real digunakan untuk menyatakan bilangan yang mempunyai angka desimal. Tipe data real ini terdiri dari beberapa tipe lagi, yang sebagian rentang nilai dan ukuran penggunaan memorinya.
Table >
Tipe Real

3. Tipe Boolean

Tipe data boolean untuk menyatakan data logika, yaitu
True ( benar) dan False (salah). Borland Delphi 6.0 mempunyai 4 tipe boolean yaitu seperti berikut ini.
Table >
Tipe Boolean

Disarankan penggunaan tipe logika menggunakan tipe Boolean

4. Tipe Character

Tipe data character digunakan untuk menyatakan karakter Satu Huruf
Table >
Tipe Character

5. Tipe String

Tipe data string digunakan untuk menyatakan sederetan
karakter yang membentuk satu kesatuan, misalnya nama, alamat dan sebagainya
Table >
Tipe String

Baca Juga: Apa itu program

A. Indentifer

Setiap variabel pasti mempunyai nama, yang sering disebut sebagai identifier

B. Variable

Variabel adalah suatu pengenal yang menampung data, yang terdapat pada memori Pendeklarasian variabel pada Pascal: var nama_variabel: tipe_variabel;
Contoh :
var
i, j, k : integer;
a, b, c : char;

C. Kostanta

Konstanta adalah nilai yang bersifat tetap, misal angka 1, huruf A, nama dan lainlain
Penulisan
Const Diskon = 0.25;
Const Univ = ‘UNINDRA’

D. Operator

Operator adalah simbol yang digunakan dalam program untuk merubah suatu nilai.
Dalam program, operator digunakan untuk :
– Mengalikan nilai dua variabel
– Menginisialisasi nilai pada variabel
– Membandingkan nilai dalam dua variabel, dsb.

Ada 2 jenis Operator

1. Operator Aritmetika

Operator Aritmetika

2. Operator Relasi

Operator Relasi

baca Juga: Apa itu algoritma

E. Expresi

Ekspresi adalah transformasi nilai menjadi keluaran yang dilakukan melalui suatu perhitungan (komputasi). Ekspresi terdiri atas operand dan operator, contoh ekspresi: “a + b”. Untuk pebuah a dan b dinamakan operand, sedangkan “+” merupakan operator.

Dalam algoritma pemograman terdapat 3 macam ekspresi :

1. Ekspresi Aritmetik

Ekspresi Aritmetik adalah ekspresi yang baik
Contoh
DEKLARASI
A : integer
ALGORITMA
A = A+1

2. Ekspresi Relasional

Ekspresi relasional adalah ekspresi dengan operator <, ≤, >, ≥, =, dan ≠, not, and, or dan xor dengan menghasilkan nilai bertipe boolean (true atau false). Biasanya ekspresi Relasional disebut ekspresi boolean.
Contoh
DEKLARASI
const ketemu = false
const ada = true
const X = 8
const Y = 12
ALGORITMA
not ada = false
ada or ketemu = true
ada and true = true
X < 5 = false ada or (X = Y) = true

3. Ekspresi String

Ekspresi String adalah ekspresi dengan operator “+” (operator penyambungan / concatenation).
Contoh
DEKLARASI
Kar : char
S : string
{ Contoh-contoh ekspresi untuk tipe string}
(S + Kar) + ‘ C ’
‘Jl.Ganesha’ + ‘No.10’